5 Cara Memilih Oli Mesin Avanza yang Paling Tepat, Catat Baik-Baik Ya


Memilih oli yang baik bagi mesin mobil adalah sebuah keharusan. Bukan sekadar pelumas, oli juga memiliki fungsi sebagai pendingin, penutup celah pada dinding mesin, dan antikarat. Oleh karena itu, pemakaian oli yang tepat mampu memperpanjang usia mesin. Sudah bukan rahasia lagi,  Castrol Magnatec adalah salah satu merek oli yang sering disebut-sebut sebagai oli terbaik bagi berbagai jenis dan merek mobil, termasuk mobil Avanza kesayangan kamu.

Selain Castrol, seperti dilansir dari https://review.bukalapak.com/auto/castrol-dan-rekomendasi-oli-terbaik-untuk-mobil-43903, Eneos CVT Fluida Asia 1 L, Shell Helix HX7 dan HX8, serta Chevron 4—Synthetic SAE 10W-30 juga lho menjadi oli pilihan untuk mobil kamu. Nah, buat kamu yang masih bingung untuk menentukan oli mesin Avanza paling tepat buat mobilmu, berikut adalah 5 tips yang bisa kamu praktikkan. Simak, yuk!


1.    Pilih oli sesuai mesin mobil
Perbedaan tipe oli mobil dibedakan berdasarkan tingkat kekentalan oli yang dinyatakan dalam satuan unit Society Automotive Engineers (SAE). Parameter ini dapat dimanfaatkan untuk memilih oli yang sesuai dengan mesin mobil.

Jika kamu perhatikan, dalam setiap mesin mobil biasanya terdapat kode spesifikasi, misalnya 5W-50 yang dapat dibaca dengan “winter 5, non-winter 50”. Hal itu berarti bahwa mesin mobil dengan spesifikasi 5W-50 memerlukan oli yang memiliki kekentalan SAE 5 saat dalam kondisi suhu dingin dan SAE 50 saat dalam suhu panas. Dengan begitu, oli akan melindungi mesin mobil, baik saat dalam kondisi menyala maupun mati.

2.    Perhatikan buku panduan, ikuti spek yang telah ditentukan
Setiap merek mobil pasti mengeluarkan buku panduan bagi penggunanya. Selain tata cara pemakaian atau perawatan, dalam buku tersebut biasanya dijelaskan pula mengenai jenis oli yang cocok untuk mobil terkait.

Dilansir dari laman Toyota.Astra, Toyota Avanza yang memiliki 2 dapur pacu, yakni 1.300 cc dan 1.500 cc, sebaiknya menggunakan spek oli API service. Jadi, usahakan untuk menyesuaikan pilihan olimu dengan buku panduan tersebut. Jangan lupa, sesuaikan juga olimu dengan spesifikasi mesin mobil, ya!

3.    Oli bersertifikasi juga bisa dijadikan pilihan
Beberapa lembaga, seperti  API, ACEA, JASO, dan ILSAC telah mengeluarkan sertifikasi untuk oli-oli yang berkualitas dan memenuhi standar. Cobalah untuk memilih oli-oli yang telah memiliki sertifikasi supaya kamu tidak perlu khawatir lagi dengan kualitas oli yang akan kamu gunakan.

4.    Mau bahan mineral atau sintetis, tentukan berdasarkan kriteria ini
Berdasarkan bahan pembuatnya, oli mesin dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu oli mineral dan oli sintetis. Sesuai namanya, oli mineral merupakan oli yang dibuat dari bahan dasar mineral. Mineral yang digunakan dalam pembuatan oli ini diekstrak dari minyak bumi yang jelas memiliki molekul alami.
Oleh karena itu, oli mineral sangat baik untuk merawat dan menjaga agar kondisi mesin tetap baik. Sementara itu, oli sintetis dibuat dari berbagai bahan kimia yang memiliki sifat aditif. Meski begitu, oli sintetis mampu mengatasi perubahan suhu mesin. Tak heran, oli sintetis pun mampu melumasi mesin dengan sempurna dalam berbagai kondisi.

5.    Jangan tertipu dengan oli mahal
Memang, harga mahal sering kali diidentikkan dengan kualitas jempolan. Namun, dalam hal pemilihan oli, kamu tidak bisa berfokus pada harga. Sebab, tidak semua oli mahal dan berkualitas cocok dengan mesin mobil kesayanganmu. Daripada hanya fokus terhadap harga, lebih baik pilihlah oli berdasarkan 4 hal di atas, ya!

Bagaimana? Sudah siap memilih oli untuk mobilmu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modif Motor Unik Gaya Flat Tracker

Sudah Pernah Dengar? Ini 5 Mobil Buatan Indonesia Asli yang Sudah Pernah Diproduksi

Mobil Suzuki Terbaru Keluaran Tahun 2018